Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Survei Kitco: 73% Analis Prediksi Harga Emas Naik

Harga emas mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut dan berhasil menembus level US$ 4.600 per troy ounce, bahkan sempat mencapai US$ 4.632,14. Mayoritas analis Wall Street memperkirakan tren penguatan emas akan berlanjut pada pekan ini. Dalam Kitco News Weekly Gold Survey, 73 persen dari 11 analis yang berpartisipasi memperkirakan harga emas naik, sementara 27 persen memperkirakan emas akan konsolidasi. Tidak ada analis yang memprediksi penurunan harga emas. Beberapa analis menilai kebijakan Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang menjadi dorongan fundamental bagi emas. Marc Chandler, Managing Director Bannockburn Global Forex, menyatakan bahwa emas berhasil melampaui rata-rata pergerakan 200 hari dan level retracement 38,2 persen, membuka peluang menuju area US$ 4.680. Namun, ia juga menekankan bahwa pasar perlu mewaspadai sinyal teknikal yang menunjukkan kemungkinan pembalikan atau konsolidasi. Survei online Kitco menunjukkan bahwa 78 persen dari 211 investor ritel memperkirakan harga emas naik, sementara 12 persen memprediksi penurunan dan 10 persen memperkirakan harga bergerak sideways. Beberapa analis, seperti Darin Newsom dari Barchart.com, menilai bahwa tekanan terhadap aset dan mata uang AS serta kebijakan bank sentral yang terus membeli emas menjadi faktor mendukung. Namun, Kevin Grady dari Phoenix Futures and Options menunggu konfirmasi dari data ekonomi dan kebijakan Federal Reserve sebelum memastikan keberlanjutan kenaikan emas di atas US$ 4.600.

Berita terkait