Tak Cuma Ganggu Penerbangan, Asap Karhutla Bisa Rusak Komponen Mesin Pesawat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional (INACA) menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia dapat mengganggu operasional penerbangan. Kabut asap dari karhutla menurunkan jarak pandang di sekitar bandara, memaksa pesawat melakukan holding, mengalami keterlambatan, dialihkan, atau dibatalkan. Partikel asap, jelutong, dan abu mengotori filter udara turbin, menyumbat tabung pitot-static, serta mempercepat keausan komponen mesin. INACA mencatat gangguan di beberapa bandara seperti Pontianak, Singkawang, Pangkalan Bun, Banjarbaru, Jambi, dan Nabire dengan jarak pandang di bawah 1.000 meter, menyebabkan lebih dari 21 kasus keterlambatan, pengalihan, dan pembatalan penerbangan. Gangguan ini berpotensi mendongkrak biaya operasional maskapai mulai dari konsumsi bahan bakar saat holding hingga kompensasi penumpang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.08
Bos Maskapai Ngeluh Dampak Karhutla: Penerbangan Delay-Biaya Operasi Naik
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.03
Polda Riau Ungkap 37 Kasus Karhutla, 40 Orang Jadi Tersangka
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.00
Bagikan Sertifikat Perhutanan Sosial di Berau, Menhut Berpesan Begini soal Karhutla
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.39
FOTO: Perjuangan Mengatasi Api Karhutla di Kubu Raya Kalbar
Berita terkait
Imbas Kabut Asap, 10 Penerbangan Terdampak di Bandara Syamsudin Noor
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.52
Imbas Kabut Asap Tebal, Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Jambi
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 17.46
Menhub Sebut Asap Karhutla Mereda, Masih Ada Penerbangan Terdampak
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.20
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Kemenhub Siagakan Pemantauan Bandara
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.21