Tak Ingin Aksi Bagi Ayam Terulang, Mendag Patok Harga Daging Ras Rp 40.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425363/original/070177600_1764223415-1000162797.jpg)
Pemerintah menargetkan harga daging ayam ras tetap di kisaran harga acuan penjualan (HAP) sebesar Rp 40.000 per kilogram. Berdasarkan data rata-rata nasional per 26 Agustus 2026, harga ayam ras saat ini mencapai Rp 41.000 per kilogram, sedikit di atas HAP. Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan harga agar tidak terlalu jauh di bawah atau di atas HAP, karena fluktuasi ekstrem dapat berdampak negatif pada keberlanjutan usaha peternak dan kesejahteraan konsumen.
Penurunan harga yang terlalu drastis sebelumnya pernah memicu aksi solidaritas pedagang di beberapa wilayah seperti Yogyakarta dan Solo, termasuk bagi-bagi ayam gratis. Situasi ini terjadi ketika harga jauh di bawah HAP, sehingga peternak kesulitan menutup biaya produksi, khususnya pengadaan pakan. Budi menegaskan bahwa HAP merupakan titik kesepakatan antara produsen dan konsumen dengan memperhitungkan struktur biaya produksi secara adil.
Untuk mengembalikan stabilitas harga, pemerintah akan menggandeng para pelaku usaha dalam koordinasi guna mengarahkan pergerakan harga daging ayam ras kembali ke angka acuan yang ditetapkan.
Bagikan
Berita terkait
Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 19.44
Mendag Ingin Harga Telur Kembali ke Rp 30 Ribu per Kg
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.30
Kementan Patok Harga Telur, SPPG Wajib Beli Rp 26.500 per Kg
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 12.30
Prabowo: Beberapa Tahun Lagi RI Akan Bangkit-Tak Ada yang Bisa Bendung
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 19.25