Tak Ingin Kalah dari Vietnam, Pemerintah Siap Genjot Industri Tekstil dan Alas Kaki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen untuk mengembangkan industri tekstil dan alas kaki sebagai landasan pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Kepala BP BUMN dan COO Danantara Dony Oskaria, sektor manufaktur diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja massal dan mendukung produksi skala besar. Dony menekankan pentingnya penguatan ekosistem industri agar pertumbuhan manufaktur berkelanjutan, mengacu pada keberhasilan Vietnam yang tumbuh pesat melalui pengembangan sektor industri. Untuk mendorong industri ini, pemerintah akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi pasar, peluang ekspor, dan akses pembiayaan. Selain itu, upaya yang dilakukan meliputi perbaikan fasilitas pabrik, pembangunan ekosistem industri yang sehat, serta peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja melalui pelatihan. Dony menegaskan bahwa seluruh langkah ini harus dilaksanakan secara terintegrasi untuk mencapai tujuan pertumbuhan industri yang cepat dan berkelanjutan. Presiden juga ingin industri ini tumbuh dengan cepat supaya dapat membuka lapangan pekerjaan secara massif.
Bagikan
Berita terkait
BI Gandeng 27 K/L Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.55
Menperin Ungkap Strategi Industri Tekstil RI Bertahan dan Serap 3,8 Juta Pekerja
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.15
Indonesia Automotive Awards 2026, Wamendag: Bawa Semangat Inovasi untuk Ekonomi
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.31
Perbankan Diminta Kucurkan Pinjaman ke Industri Tekstil untuk Perbaikan Mesin
kumparan · 22 September 2026 pukul 19.30