Tak Mau Kehilangan Guru Berkualitas, Singapura Naikkan Gaji hingga 9%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Singapura akan menaikkan gaji guru dan tenaga pendidik sebesar 2-9% mulai 1 Oktober 2026. Kenaikan ini bertujuan menjaga paket gaji tetap kompetitif dan mempertahankan daya tarik profesi guru. Kementerian Pendidikan (MOE) menyatakan penyesuaian diberikan kepada sekitar 33.000 petugas pendidikan, 1.700 pendidik pendukung, dan 1.100 pendidik TK Kementerian Pendidikan. Besaran kenaikan tiap tingkatan jabatan ditentukan berdasarkan selisih gaji dengan patokan pasar. Gaji terakhir kali ditinjau pada 2022, sehingga terjadi kesenjangan cukup besar dengan pasar tenaga kerja. Penyesuaian lebih besar diberikan ketika selisih dengan patokan pasar melebar. Selain penyesuaian berkala, guru yang memenuhi syarat tetap menerima kenaikan tahunan berdasarkan prestasi kerja. MOE menegaskan guru adalah inti sistem pendidikan, dan akan terus memberi kesempatan belajar serta berkembang sepanjang karier. Serikat Guru Singapura (STU) menyambut baik kebijakan ini karena telah lama menyerukan peninjauan gaji. Namun STU menilai revisi gaji saja tidak cukup, meskipun kenaikan 2-9% merupakan pengakuan atas kesenjangan dengan tolok ukur pasar.
Bagikan
Berita terkait
Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp820,9 Triliun, Purbaya Ungkap Kenaikan Gaji Guru Belum Direncanakan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Purbaya Buka Peluang Naikkan Gaji Guru, Tapi Belum Masuk Rencana Anggaran
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 13.30
Thailand Pukul Singapura di Leg I Semifinal Piala AFF 2026
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 05.57
NOMNOM Go International Tembus Pasar Singapura Bersama BRI dalam Ekosistem Danantara
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 12.41