Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Target Ekraf 2027 Melonjak, Kemenekraf Minta Tambahan Anggaran Rp 1,73 T

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengusulkan peningkatan target kinerja sektor ekonomi kreatif (ekraf) untuk tahun 2027. Target nilai investasi ekraf naik drastis dari Rp 131-146 triliun pada 2026 menjadi Rp 205-211 triliun pada 2027. Target nilai ekspor ekraf juga meningkat dari Rp 27,85 miliar pada 2026 menjadi Rp 37,42-38,72 miliar pada 2027. Target penyerapan tenaga kerja dinaikkan dari 26,06 juta orang pada 2026 menjadi 28,5-29,55 juta orang pada 2027, sementara target laju pertumbuhan PDB ekraf naik dari 5,7 persen menjadi 7,1-7,24 persen.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa kenaikan target ini membutuhkan dukungan anggaran yang lebih besar. Kemenekraf mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun untuk 2027, namun hanya mendapat alokasi Rp 428,6 miliar dari pagu indikatif dan pagu anggaran 2027, yang setara dengan 25 persen dari total kebutuhan yang diusulkan. Dari pagu tersebut, 77,2 persen dialokasikan untuk dukungan manajemen dan hanya 22,8 persen untuk program.

Akibat kesenjangan anggaran ini, Kemenekraf meminta tambahan anggaran sebesar Rp 1,73 triliun kepada Komisi VII DPR RI. Tambahan anggaran ini akan digunakan untuk program pengembangan ekraf melalui flagship, belanja non-operasional, kebutuhan reguler, dan rehabilitasi pascabencana di Sumatera. Program andalan Kemenekraf 2027 mencakup aktivasi desa kreatif, Creative Hub, Kreatif by Indonesia, penguatan kelembagaan, dan diplomasi kreatif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait