Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Industri Tekstil Tarik Investasi Rp 11,4 T

Industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) nasional tumbuh 6,36% secara tahunan (year-on-year) pada kuartal II 2026, naik dibandingkan kuartal II 2025 sebesar 4,35%. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai industri ini menuju fase pemulihan, dengan pertumbuhan yang lebih cepat daripada perekonomian nasional maupun industri pengolahan nonmigas. Investasi TPT hingga kuartal II 2026 mencapai Rp 11,40 triliun, meningkat 11,85% dari Rp 10,19 triliun pada periode yang sama 2025. Rinciannya, investasi tekstil naik dari Rp 6,05 triliun menjadi Rp 6,78 triliun, sedangkan pakaian jadi naik dari Rp 4,14 triliun menjadi Rp 4,62 triliun. Investasi ini dinilai penting untuk menambah kapasitas, modernisasi mesin, efisiensi energi, dan memenuhi standar keberlanjutan pasar global. Pada perdagangan, nilai ekspor Januari-Mei 2026 mencapai US$ 4,85 miliar, naik 1,57% dari US$ 4,77 miliar. Impor naik dari US$ 3,41 miliar menjadi US$ 3,58 miliar, sehingga surplus perdagangan TPT menyempit dari US$ 1,37 miliar menjadi US$ 1,27 miliar. Sektor ini menyerap sekitar 3,86 juta tenaga kerja, terdiri dari 1,01 juta pekerja tekstil dan 2,84 juta pekerja pakaian jadi. API menekankan perlunya penguatan pasar domestik, pengawasan impor ilegal, optimalisasi perjanjian perdagangan, serta langkah seperti pasokan bahan baku dan harga energi yang kompetitif agar pertumbuhan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait