Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Telkom Indonesia (TLKM) melakukan pemangkasan anak usaha dari 68 menjadi 18 entitas sebagai bagian dari program streamlining yang ditujukan berdasarkan arahan BP BUMN dan BPI Danantara. Direktur Utama Dian Siswarini menjelaskan bahwa struktur yang lebih sederhana bertujuan untuk mengurangi tumpang tindih bisnis dan operasional, menyederhanakan proses, serta mengalokasikan sumber daya dan kapital lebih fokus ke bisnis inti. Program ini masih berjalan, sehingga dampaknya akan terbentuk secara bertahap. Pada paruh pertama 2026, lebih dari 94% belanja modal Telkom telah dialokasikan untuk bisnis inti B2C dan B2B infrastruktur. Transformasi juga mencakup perubahan dari operating holding ke strategic holding, dengan fokus pada pengelolaan portofolio, alokasi modal, tata kelola, dan sinergi grup. Aktivitas operasional akan dikelola oleh Operating Company (OpCo) yang lebih fokus sesuai bidangnya. Telkom berharap langkah ini membuat strukturnya lebih ramping, meningkatkan efektivitas, memperkuat sinergi antar-entitas, dan mengoptimalkan kontribusinya dalam ekosistem Danantara serta perekonomian nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.32
Telkom Diminta Konsolidasi Fiber BUMN, Aset Mana Saja yang Masuk?
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 12.36
Usai Perampingan, Telkom Fokus Suntik Modal ke Bisnis IT
Berita terkait
Bos Danantara Panggil Manajemen, Telkom Bakal Pangkas Anak Jadi 18
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.00
Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.20
Adhi Karya Pangkas Seluruh Anak Usaha!
Detik.com · 4 September 2026 pukul 15.28
Bersih-bersih BUMN Karya Dimulai, Brantas Abipraya Pangkas 30 Entitas Usaha
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 20.54