Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Telkom Konsolidasi Aset Fiber BUMN dan Pangkas Anak Usaha dalam Transformasi Struktural

Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), Dian Siswarini, mengonfirmasi rencana konsolidasi aset fiber milik sejumlah BUMN di bawah naungan Telkom, sebagai arahan dari Danantara agar setiap BUMN fokus pada bisnis inti. Rencana ini masih dalam tahap kajian dan pembahasan bersama pemangku kepentingan, mencakup aspek strategis, bisnis, operasional, dan tata kelola. Dian belum dapat mengungkapkan entitas atau aset fiber BUMN mana yang akan dikonsolidasikan, namun membenarkan ada dua entitas yang dimaksud, salah satunya adalah PLN.

Sebaliknya, Telkom juga melakukan pemangkasan anak usaha dari 68 menjadi 18 entitas sebagai bagian dari program streamlining berdasarkan arahan BP BUMN dan BPI Danantara. Program ini bertujuan mengurangi tumpang tindih bisnis dan operasional, menyederhanakan proses, serta mengalokasikan sumber daya dan kapital lebih fokus ke bisnis inti. Pada paruh pertama 2026, lebih dari 94% belanja modal Telkom telah dialokasikan untuk bisnis inti B2C dan B2B infrastruktur.

Transformasi ini mencakup perubahan dari operating holding ke strategic holding, dengan fokus pada pengelolaan portofolio, alokasi modal, tata kelola, dan sinergi grup. Aktivitas operasional akan dikelola oleh Operating Company (OpCo) yang lebih fokus. Strategi TLKM 30 yang meliputi Infranexia masih dalam tahap perencanaan, dengan proyeksi penggandaan nilai melalui investor baru dilaksanakan pada 2027.

Menurut tiap media