Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

​Tembus Pasar Internasional, Holding UMKM Perkebunan Lepas Ekspor Lada Putih Rp2,86 Miliar

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Holding UMKM Klaster Perkebunan untuk memperkuat rantai nilai komoditas perkebunan dari hulu hingga hilir. Model ini mengonsolidasikan petani dan pengusaha UMKM dalam ekosistem terintegrasi agar memiliki skala ekonomi dan akses pasar global lebih baik. PT Cinquer Agro Nusantara ditetapkan sebagai operator holding.

Sebagai langkah awal, holding melepas ekspor 16 ton Lada Putih Muntok senilai 159.680 dolar AS atau sekitar Rp2,86 miliar. Komoditas dari Kepulauan Bangka Belitung ini dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Priok ke pasar internasional sesuai standar karantina. Holding bertujuan agar perkebunan lokal tidak hanya menjadi bahan baku tetapi produk bernilai tambah.

Deputi Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menjelaskan holding mengintegrasikan produksi, pembiayaan, hingga akses pasar untuk efisiensi rantai pasok. Kolaborasi dengan Badan Karantina Indonesia akan diperluas termasuk edukasi persyaratan ekspor dan pengembangan web series bagi UMKM.

Berita terkait