Tembus Pasar Internasional, Holding UMKM Perkebunan Lepas Ekspor Lada Putih Rp2,86 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Holding UMKM Klaster Perkebunan untuk memperkuat rantai nilai komoditas perkebunan dari hulu hingga hilir. Model ini mengonsolidasikan petani dan pengusaha UMKM dalam ekosistem terintegrasi agar memiliki skala ekonomi dan akses pasar global lebih baik. PT Cinquer Agro Nusantara ditetapkan sebagai operator holding.
Sebagai langkah awal, holding melepas ekspor 16 ton Lada Putih Muntok senilai 159.680 dolar AS atau sekitar Rp2,86 miliar. Komoditas dari Kepulauan Bangka Belitung ini dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Priok ke pasar internasional sesuai standar karantina. Holding bertujuan agar perkebunan lokal tidak hanya menjadi bahan baku tetapi produk bernilai tambah.
Deputi Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menjelaskan holding mengintegrasikan produksi, pembiayaan, hingga akses pasar untuk efisiensi rantai pasok. Kolaborasi dengan Badan Karantina Indonesia akan diperluas termasuk edukasi persyaratan ekspor dan pengembangan web series bagi UMKM.
Bagikan
Berita terkait
Transaksi UMKM Bisa Ekspor Tembus Rp 4,49 Triliun hingga Juni 2026
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.51
Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Shopee Rilis Program Akselerasi Produk Lokal
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.47
Produk UMKM Eks Lokalisasi Dolly Dinilai Berpeluang Tembus Pasar Ekspor
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.27
Lewat Klinik Ekspor, Tim Bea Cukai Malang Mendampingi Pelaku UMKM Kembangkan Bisnis
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 06.23