Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

William Sarris, pendiri platform investasi saham pra-IPO Linqto, ditangkap dan dituduh menipuh secara federal AS. Jaksa menuduhnya menciptakan kelangkaan palsu pada saham perusahaan swasta untuk mendongkrak harga jual, demi meningkatkan pendapatan perusahaan. Sarris menghadapi empat tuduhan berat: penipuan sekuritas, penipuan broker-dealer, penipuan transaksi keuangan, dan konspirasi. Pengacaranya membantah semua tuduhan. Kasus ini semakin kompleks setelah mantan eksekutif Linqto Joseph Endoso mengaku bersalah dan bekerja sama dengan otoritas. Investigasi SEC dan Departemen Kehakiman AS terhadap Linqto sudah berjalan sejak 2025. Pada Januari 2025, manajemen perusahaan diganti dan mulai bekerja sama dengan penyelidikan. Linqto kemudian mengajukan perlindungan kepailitan untuk melindungi aset nasabah. Kasus ini memicu kekhawatiran tentang risiko investasi di pasar saham perusahaan swasta, terutama terkait klaim kepemilikan saham pra-IPO yang tidak transparan.
Bagikan
Berita terkait
Masalah Hukum Danantara di Dalam UU P2SK Nomor 4 Tahun 2026
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 07.27
Ajaib: Masuknya investasi Rp4,8 triliun bukti kepercayaan global ke RI
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 18.59
Ajaib kantongi investasi 270 juta dolar AS dari SBI Holdings
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 20.31
Pemblokiran Jalur Hauling PSN di Kolaka Mengancam Lumpuhkan Mata Pencaharian Warga
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.18