Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia di Jakarta, Istana Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan pemerintah, namun menolak mengungkapkan lokasi pasti karena akan diumumkan oleh otoritas terkait. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyebutkan Jakarta dan Bali sebagai dua lokasi PFII dalam pidato kenegaraan di DPR. Prasetyo menjelaskan pembentukan PFII merupakan upaya memanfaatkan potensi Indonesia sebagai tujuan investasi, mengingat negara ini memiliki ruang pertumbuhan besar dan prasyarat kunci untuk menarik investasi global. RUU PFII telah disahkan menjadi Undang-Undang pada akhir Juli 2026, dan pemerintah bergerak cepat menyiapkan berbagai perangkat pendukung. Prasetyo menekankan pola kerja pemerintah: saat ada peluang, dikerjakan secepatnya; saat ada masalah, diselesaikan secepatnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.18
Gaet Investor Dunia di PFII Jakarta-Bali, Prabowo Siapkan Insentif Pajak hingga Golden Visa
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Rosan Roeslani Ungkap Alasan Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Awal PFII
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.28
Anggota DPR: Rencana lokasi PFII selaras dengan bisnis keuangan global
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.13
Prabowo Tetapkan Jakarta dan Bali sebagai Lokasi PFII
Berita terkait
Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.15
Rosan Buka-bukaan Alasan Jakarta & Bali Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Prabowo umumkan Jakarta dan Bali jadi lokasi PFII
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.03
Prabowo Resmi Umumkan Lokasi PFII Berlokasi di Jakarta dan Bali
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.35