Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

Saham-saham teknologi Asia mengalami aksi jual besar-besaran pada 29 Juli 2026, dipimpin oleh pelemahan saham produsen semikonduktor. Di Korea Selatan, SK Hynix turun lebih dari 15% meski membukukan laba kuartalan rekor, karena hasilnya di bawah ekspektasi analis. Samsung Electronics juga ambruk lebih dari 8%, sementara indeks Kospi memicu mekanisme circuit breaker dua hari berturut-turut dengan total penurunan lebih dari 18%. Pelemahan menjalar ke Wall Street, di mana Intel turun hampir 6%, AMD anjlok 8%, dan Micron serta Seagate melemah lebih dari 8%.

Beberapa faktor mendorong aksi jual ini. Pertama, debut produsen chip memori China CXMT yang melonjak tajam di bursa domestik, dengan kabar bahwa produknya dilirik Apple sebagai potensi pesaing SK Hynix dan Samsung. Kedua, laporan bahwa China mulai memproduksi mesin pembuat chip generasi ultra-canggih, mengancam dominasi Barat. Ketiga, Nvidia berpotensi memberikan jaminan pendanaan sekitar US$250 miliar untuk proyek pusat data OpenAI, memicu kekhawatiran ketergantungan berlebih. Keempat, investor menanti laporan keuangan raksasa teknologi AS pekan ini yang menjadi ujian keberlanjutan narasi belanja modal AI.

Sejumlah analis menilai koreksi ini sebagai proses normalisasi setelah euforia berlebih di pasar AI, sekaligus berpotensi menjadi peluang mengoleksi saham berkualitas dengan valuasi lebih menarik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait