Raksasa Chip Tumbang Padahal Cuan Gede, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

SK Hynix, produsen chip asal Korea Selatan, mencatat laba operasional kuartalan yang melonjak lebih dari enam kali lipat dan mencetak rekor baru. Namun, capaian ini gagal memenuhi ekspektasi investor. Saham SK Hynix ditutup anjlok 9,6% pada Rabu (29/7), dan indeks KOSPI turun 6%. Investor khawatir belanja infrastruktur kecerdasan buatan oleh perusahaan teknologi raksasa akan melambat, sehingga memicu aksi jual besar-besaran. Selain itu, SK Hynix belum merinci rencana pembagian manfaat kepada pemegang saham dari boom AI.
Untuk menghadapi fluktuasi permintaan, SK Hynix mempercepat pengamanan kontrak pasokan jangka panjang berdurasi lima tahun, termasuk uang muka sebagai jaminan. Perusahaan pemasok Nvidia ini telah menyelesaikan pembahasan sekitar 10 kontrak semacam itu. Presiden SK Hynix, Song Hyun-jong, menegaskan pelanggan utama masih terus meminta tambahan pasokan memori. Perusahaan berencana meningkatkan belanja modal tahun ini ke kisaran tinggi 40 triliun won, naik dari 30,2 triliun won pada 2025, dan menepis kekhawatiran kelebihan pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.45
Samsung Perkirakan Kelangkaan Chip Berlanjut Hingga 2028
Berita terkait
Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 15.55
SK Hynix Gelontorkan Rp 678 Triliun untuk Bikin Pabrik RAM Baru
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.59
Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.00
Karyawan Biasa Dipenjara Gara-Gara Kasih Tahu Soal Ini ke China
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.45