Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Raih Sertifikasi Terminal Hijau

Terminal LPG Tanjung Sekong milik Pertamina menjadi terminal LPG pertama di Indonesia dan dunia yang mendapatkan sertifikasi Green Terminal Label Bintang 2 dari Bureau Veritas (BV). Sertifikasi ini menandai langkah penting Pertamina dalam mengintegrasikan operasional terminal yang andal dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Proses sertifikasi dimulai Februari 2026 dan berakhir dengan audit final pada Juli 2026, di mana terminal ini meraih skor 78,86% dari maksimal skor Bintang 3.

Terminal strategis ini memiliki kapasitas penyimpanan 98.000 MT (196.000 CBM), mendukung sekitar 35-40% kebutuhan LPG nasional, dengan jetty yang melayani kapal hingga 65.000 DWT. Dalam operasionalnya, terminal mengintegrasikan energi terbarukan melalui panel surya dan rencana penggunaan hidrogen hijau yang akan dihasilkan oleh fasilitas PT Pertamina Geothermal Energy di Ulubelu, Lampung, dengan kapasitas hingga 100 kg/hari menggunakan teknologi AEM.

Sertifikasi ini menjadi referensi bagi pengembangan terminal energi lain di lingkungan Pertamina Group. Pertamina menargetkan enam fasilitas terminal lain untuk mendapatkan sertifikasi serupa, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG dan target Net Zero Emission 2060. Menurut Direktur Transformasi Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, pencapaian ini menegaskan posisi Pertamina sebagai perusahaan energi terintegrasi yang mampu mempercepat transisi energi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait