Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Energi Terbarukan Dorong Produktivitas Petani di Lereng Bandung

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Cikondang mengembangkan GeO-Fert, pupuk organik yang proses pengeringannya memanfaatkan excess steam panas bumi (60–70°C). Inovasi ini memangkas waktu pengeringan pupuk secara drastis dari 14 hari menjadi hanya 12 jam, mengatasi kendala cuaca lembap serta mahalnya pupuk kimia.

Hingga 2026, program ini mengolah 600 ton limbah organik menjadi 300 ton pupuk yang digunakan pada 15 hektare lahan oleh 950 petani. Hasilnya, petani berhasil memanen 15 ton kentang dan 40 ton kol dengan penghematan biaya mencapai Rp82 juta. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina yang telah menjalankan 269 program serupa di Indonesia, dengan 166 di antaranya berfokus pada ketahanan pangan.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait