Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,1% ke level 6.158,56 pada perdagangan Kamis (30/7/2026), setelah mengalami penurunan selama enam hari beruntun. Penguatan ini didorong oleh saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan BMRI, dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,38 triliun dan 471 saham menguat. Sektor barang baku, konsumer, dan finansial mencatat kenaikan tajam, sementara hanya sektor utilitas dan kesehatan yang melemah. Sentimen pasar merespons kondisi global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah naik signifikan, serta keputusan The Fed menahan suku bunga dengan nada hawkish. Bursa saham Asia bervariasi, dengan indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,89%. Di dalam negeri, pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD dibuka, diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi domestik. Ke depan, fokus pelaku pasar tertuju pada rilis data makroekonomi AS dan laporan keuangan perusahaan teknologi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.04
IHSG Menguat di Awal Perdagangan Hari Ini, Naik 0,31% ke 6.110
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 10.35
IHSG Menguat Tipis Hari Ini, Sektor Keuangan dan Industri Lesu
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 06.57
IHSG Sepekan Menguat 0,64%, Kapitalisasi Pasar Bursa Bertambah Rp53 T jadi Rp10.923 Triliun
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.48
IHSG Semringah ke 6.236 Akhiri Pekan Ini
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.04
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.35
IHSG Happy Weekend! Melesat 1% dan Tembus Level Psikologis 6.400
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 16.21
Ada Kabar Baik dari Domestik dan Global, IHSG Naik 0,69% ke 6.363
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.36