Terungkap! UGM Tak Pernah Pegang Ijazah Asli Jokowi Sejak 1985
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan bahwa ijazah asli Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah diserahkan secara langsung kepada dirinya sejak tahun 1985, saat proses kelulusannya. Setelah itu, kampus tidak lagi menyimpan ijazah asli, melainkan hanya memiliki salinan dokumen sebagai arsip. Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, dalam klarifikasi resmi melalui kanal YouTube kampus pada 22 Agustus 2025. Menurutnya, ijazah yang dicetak hanya satu eksemplar dan langsung diberikan kepada alumni, sehingga aslinya berada di tangan Jokowi sebagai pemilik sah.
Sementara itu, proses hukum terkait tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Jaksa Penuntut Umum (JPU) baru saja membacakan ulang dakwaan terhadap Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, salah satu terdakwa dalam kasus ini. Pihak terdakwa sebelumnya mengajukan gugatan praperadilan dan eksepsi, yang memicu perdebatan mengenai keabsahan bukti digital di persidangan.
Jokowi menanggapi desakan publik agar menunjukkan ijazah aslinya dengan menegaskan kesiapannya untuk hadir langsung di hadapan Majelis Hakim dan menyampaikan seluruh dokumen pendidikannya, mulai dari SD hingga S1 UGM. Kuasa hukumnya menyampaikan bahwa kliennya siap dan bahkan sudah tidak sabar untuk mengikuti agenda pembuktian guna menyelesaikan polemik ini.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Lembar Pengesahan, Inilah Bukti Sah Jokowi Lulus dari UGM
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.20
IBM PC di UGM, Saksi Bisu Skripsi Jokowi Era 1980-an
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.30
Mesin Tik vs Komputer, Realitas Mahasiswa UGM Saat Jokowi Lulus
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.10
Jika Jokowi Tak Punya Ijazah Sarjana, Dekan Kehutanan UGM Pastikan Punya Gelar Lain
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.01