Timur Tengah Memanas, Suku Bunga The Fed Naik, Harga Minyak Keder
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan awal Kamis (17/9/2026) setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan, yang memperkuat dolar AS dan menekan harga minyak. Harga Brent turun 1,2% menjadi US$ 104,59 per barel, sementara WTI turun 1,1% menjadi US$ 101,29 per barel. Penurunan harga terjadi setelah kabar Arab Saudi menawarkan tambahan kargo minyak melalui Oman, yang mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik Timur Tengah. Sebelumnya, harga minyak melonjak ke level tertinggi empat bulan karena penghentian pemuatan di Yanbu dan pembatalan pengiriman ke Eropa, yang dipicu serangan pada jaringan pipa East-West Arab Saudi. Namun, ketegangan di Timur Tengah masih berlanjut dengan serangan Arab Saudi terhadap Yaman dan respons Houthi melalui serangan drone.
Bagikan
Berita terkait
AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Tembus 90 Dolar AS
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 17.10
Sempat Turun Beruntun, Harga Minyak Dunia Bakal OTW Melonjak 20%?
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 20.48
Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Saudi, Ketegangan di Mekah Meningkat
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.10
Saudi Mulai Kekurangan Rudal untuk Melawan Houthi: Minta Bantuan Prancis, Inggris, hingga Mesir
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 09.37