TNI-Polri Bakal Turun Tangan Kumpulkan Data Penerima Bansos!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melibatkan TNI, Polri, Kementerian Agama, penyuluh pertanian, hingga aparatur desa untuk mendata penerima bantuan sosial (bansos) baru. Langkah ini bertujuan meningkatkan akurasi data melalui pemadanan lintas kementerian, terutama bagi warga di kawasan terpencil yang sulit diakses. Masyarakat sipil juga didorong berpartisipasi sebagai relawan atau agen pendataan.
Target pengumpulan data penerima bansos ditetapkan mencapai 48-50 juta orang hingga akhir tahun. Saat ini, data yang terkumpul baru berkisar 5,5 hingga 6 juta orang. Pemerintah memproyeksikan jika terdapat 500 ribu agen yang mendata dua orang per hari, maka 30 juta data tambahan dapat tercapai dalam satu bulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.30
Mendagri Tegaskan Registrasi Bansos Gratis, Tak Ada Celah Pungli Agen
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.06
Pemerintah Kerahkan TNI-Polri hingga Warga Buat Verifikasi Data Bansos
Berita terkait
Kemensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar di Perlinsos Digital
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.23
Luhut Ungkap 50% Bansos Salah Sasaran, Sistem Digital Diluncurkan Oktober
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.46
53 Ribu KK di Banjarmasin Masuk Kategori Penerima Bansos
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 11.12
Luhut sebut bansos "Cash transfer" bakal diuji coba awal 2027
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 14.59