Pemerintah Kerahkan TNI-Polri hingga Warga Buat Verifikasi Data Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengerahkan TNI, Polri, ASN, pendamping PKH, pendamping desa, dan masyarakat untuk memverifikasi data penerima bansos di 258 kabupaten/kota. Proses ini menggunakan aplikasi yang mengintegrasikan data Dukcapil (biometrik), data tanah BPN, dan data kendaraan Polri untuk menilai kelayakan penerima. Hasil uji coba di Banyuwangi menunjukkan 67% data tidak tepat sasaran dan 40% yang berhak belum terdaftar. Agen akan membantu masyarakat yang tidak memiliki perangkat atau kemampuan teknis, termasuk di wilayah terpencil. Penentuan layak tidak dilakukan oleh agen mel sonci AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 16.04
Daftar Mandiri Penerima Bansos Digital, Siapkan Nomor Meteran PLN hingga Verifikasi Wajah
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.30
Daftar Ulang Penerima Bansos, Pemerintah Jamin Lebih Tepat Sasaran!
kumparan · 30 September 2026 pukul 15.13
Pemerintah Buka Rekrutmen Agen Perlinsos, TNI-Polri hingga ASN Bisa Daftar
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.50
Pemerintah Mulai Daftar Ulang Penerima Bansos, Target 2027 Rampung
Berita terkait
IKD Jadi Fondasi Verifikasi Data Perlindungan Sosial di Jawa Timur
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.43
IKD Perkuat Verifikasi Data dalam Digitalisasi Perlindungan Sosial di Jawa Timur
kumparan · 25 September 2026 pukul 09.26
IKD Perkuat Verifikasi Data dalam Digitalisasi Perlindungan Sosial di Jatim
Detik.com · 25 September 2026 pukul 09.12
Jubir DEN Ungkap Keunggulan GovTech, Bansos Lebih Tepat Sasaran
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.45