Transaksi Digital Makin Ramai, Generasi Muda Mulai Pintar Atur Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan layanan keuangan digital di kalangan generasi muda Indonesia semakin meluas. Layanan tersebut tidak lagi hanya digunakan untuk transfer, membayar tagihan, atau bertransaksi, tetapi juga untuk memantau pengeluaran, memahami kondisi keuangan, serta menyiapkan tujuan finansial jangka panjang. Perubahan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pembayaran digital di masyarakat.
Bank Indonesia mencatat volume transaksi BI-FAST pada triwulan II 2026 mencapai 1,529 miliar transaksi, meningkat 38,09 persen secara tahunan, dengan nilai transaksi Rp3.777 triliun. Pada periode yang sama, volume transaksi QRIS tumbuh 100,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari.
Bagi generasi muda, aplikasi perbankan kini memiliki peran lebih besar dalam pengelolaan keuangan. Aplikasi tersebut membantu pengguna melihat pola pemasukan dan pengeluaran serta mempersiapkan kebutuhan finansial berikutnya. Perubahan perilaku ini mendorong perbankan mengembangkan layanan digital dengan fungsi yang lebih luas daripada sekadar memindahkan uang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.20
Mengungkap Masa Depan Cerah Bank Digital di Indonesia
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.09
Mengungkap Masa Depan dan Tantangan Ekosistem Perbankan Digital
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 09.52
BI tingkatkan penggunaan QRIS di Tomohon International Flower Festival
Berita terkait
Mulai Oktober 2026, BI Gratiskan MDR QRIS untuk Semua Merchant
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.01
Transaksi QRIS di Kalbar Tembus Rp6,5 Triliun, Melejit 112 Persen
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 12.40
BI Catat Transaksi QRIS Tembus 12,55 Miliar
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.00
BI Resmikan Kartu Kredit Indonesia, Tak Lagi Cuma Andalkan Visa Cs
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.00