Transboundary Hazard: Profesor BRIN Ungkap Bahaya Asap Karhutla ke Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Profesor BRIN Erma Yulihastin memperingatkan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia berpotensi mencapai Jepang jika pergerakan asap ke atmosfer berlangsung masif dan berkelanjutan. Fenomena ini termasuk dalam kategori bahaya transboundary hazard yang dapat menjangkau wilayah jauh dengan dukungan angin. Lantaran hal ini, pemerintah Jepang turun tangan membantu pemadaman karhutla di Kalimantan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 05.10
Memadamkan Api Gambut dari Tapak
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.16
Pemerintah Sewa Pesawat Rusia Padamkan Kebakaran Hutan
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.39
Mentan Buka Suara soal Tepung Singkong Dipakai Buat Padamkan Karhutla
Berita terkait
Pantes Jepang Gercep Padamkan Karhutla Kalimantan, Ini Alasan Sebenarnya
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.40
Amran Belum Mau Hitung Stok Singkong untuk Pemadam Karhutla, Tunggu Uji BRIN
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 17.37
Tepung Singkong Bakal Dipakai Padamkan Karhutla? Ini Kata Mentan Amran
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 14.22
Indonesia Dapat Bantuan dari Jepang untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.00