Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Produktivitas ke Keberlanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan transformasi bisnis menyeluruh dengan fokus pada efisiensi biaya, modernisasi infrastruktur, dan digitalisasi rantai pasok. Hasilnya, laba bersih Januari-Juni 2026 mencapai Rp 8,51 triliun, tumbuh 253% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan naik 51% menjadi Rp 59,67 triliun, EBITDA meningkat 140% menjadi Rp 14,28 triliun. Pemerintah menurunkan harga pupuk 20%, pertama kali dalam sejarah. Perusahaan memperkuat pasokan melalui diversifikasi bahan baku dan mengembangkan produk non-pupuk seperti metanol dan clean ammonia. Penyaluran pupuk bersubsidi 2025 mencapai 8,11 juta ton, dengan 6,33 juta ton sampai September 2026 melalui sistem i-Pubers.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Klaim Indonesia Capai Swasembada Pangan dalam Setahun
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.31
Prabowo Bilang RI Udah Swasembada 8 Komoditas, Janji Daging OTW-Kapan?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.12
Capai Transformasi Bisnis Berkelanjutan, Pertamina Perkuat Dua Hal Ini
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 21.19
Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Bidik Pasar Asia-Pasifik
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 02.02