TransNusa Jamin Penumpang Bisa Reschedule-Refund, Sediakan Makanan-Akomodasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TransNusa Airlines menyesuaikan beberapa penerbangan di Soekarno-Hatta (CGK) dan Radin Inten II (TKG) pada 6 September 2024 akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik. Penyesuaian mencakup penundaan hingga pengalihan rute, diambil berdasarkan NOTAM dan arahan BMKG, AirNav Indonesia, serta VAAC Darwin. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama. Maskapai memberikan opsi penjadwalan ulang gratis, pengalihan rute ke bandara alternatif, maupun pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan. Penumpang yang terkena dampak penundaan juga berhak atas makanan, minuman, dan akomodasi. TransNusa terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk meminimalkan gangguan operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 09.39
Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Jakarta Incident
Detik.com · 7 September 2026 pukul 09.13
467 Penerbangan Batal Imbas Abu Vulkanik, 150 Ribu Penumpang Terdampak
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.55
Tanggap Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau, Baznas Bagikan Masker untuk Warga
VOI · 7 September 2026 pukul 15.51
BNPB Sebut Erupsi Anak Krakatau Menurun, Peluang Letusan Lebih Besar Dinilai Kecil
Berita terkait
Koster: Pariwisata Domestik di Bali Terdampak Penutupan Penerbangan
kumparan · 7 September 2026 pukul 16.00
Soetta Ditutup, SQ Ganti Pesawat Tampung Lebih Banyak Penumpang di Surabaya
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.45
Hasil Tes Abu Vulkanik Bandara Soetta Negatif, Tapi Masih Belum Dibuka
kumparan · 7 September 2026 pukul 15.18
Menhub Lapor 7 Bandara Masih Tutup, Sebut Soetta Negatif Abu Vulkanik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.18