Trump Bolehkan Kapal Berbendera Asing Angkut BBM ke AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump memperpanjang pengecualian Undang-Undang Jones yang memungkinkan kapal berbendera asing mengangkut bahan bakar minyak antar pelabuhan AS. Pengecualian pertama berlaku 60 hari sejak 17 Maret, setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran. Kini diperpanjang 90 hari hingga pertengahan November, melewati pemilihan paruh waktu. Pengecualian ini dipersempit hanya untuk kapal pengangkut komoditas energi tertentu, seperti minyak, dan mengharuskan Pentagon berkonsultasi dengan Administrasi Maritim AS untuk setiap pelayaran. Sejak pengecualian pertama, sekitar 210 pelayaran yang seharusnya ilegal berhasil diselesaikan, mayoritas mengangkut bensin dan minyak mentah. Cato Institute memperkirakan hampir 55 juta barel kargo telah dikirim melalui kebijakan ini. Juru bicara Gedung Putih Taylor Rogers mengatakan langkah ini memastikan militer dan industri utama AS tetap mendapat akses sumber daya penting, dengan peningkatan pengiriman bensin, solar, dan bahan bakar jet. American Petroleum Institute memuji langkah ini sebagai perlindungan konsumen dari volatilitas harga. UU Jones awalnya dibuat setelah Perang Dunia I untuk mengembangkan industri pelayaran domestik. Namun, ekonom seperti Cato menilai UU ini sebagai proteksionisme usang. Pemerintah beralasan pengecualian diperlukan menjaga pasokan energi di tengah gangguan pasar global akibat perang dengan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 07.22
Senator AS: Trump Kalah dalam Perang Iran!
Berita terkait
Perang Iran Meluas, Trump Cari Jalan Keluar Lewat Negosiasi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.17
Trump Sudah Keok Lawan Iran, Mulai 'Dibenci' di Negara Sendiri
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.35
Warga AS Protes Perang Iran, Tingkat Kepuasan Terhadap Trump Turun Jadi 32%
Detik.com · 22 September 2026 pukul 06.17
Media AS Sebut Jumlah Tentara AS yang Tewas Akibat Perang Iran Melampui Angka Resmi
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 16.10