Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Kirim Kesepakatan Nuklir ke Kongres, Saudi Wajib Damai dengan Israel

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengirimkan rancangan kesepakatan energi nuklir sipil dengan Arab Saudi kepada Kongres AS. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel melalui Kesepakatan Abraham. Rancangan perjanjian ini disepakati pada Juli 2026 dan dikirim ke Kongres pada Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut seorang pejabat pemerintahan AS, kesepakatan hanya akan berlaku jika Arab Saudi bergabung dengan Kesepakatan Abraham, yang telah berhasil mensejahinkan hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan sejak 2020-2021. Kesepakatan ini akan memungkinkan ekspor teknologi nuklir sipil AS ke Arab Saudi, termasuk rencana pembangunan reaktor AP1000 senilai puluhan miliar dolar.

Rancangan perjanjian ini kini dalam proses peninjauan Kongres AS. Jika tidak ada keberatan dalam 90 hari sidang, kesepakatan dapat berlaku. Namun, beberapa anggota Demokrat dan kelompok nonproliferasi mengkritik kesepakatan karena tidak melarang eksplisit Arab Saudi untuk memperkaya uranium atau memproses ulang limbah nuklir, yang dianggap berpotensi menjadi jalur pengembangan senjata nuklir.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait