Trump Larang Bombardier Jual Pesawat di AS jika Tak Pindahkan Lokasi Produksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengancam melarang penjualan pesawat Bombardier di Amerika Serikat jika perusahaan asal Kanada tersebut tidak memindahkan seluruh lokasi produksinya ke AS. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan perang dagang, di mana AS mengenakan tarif 50% pada komoditas Kanada dan Kanada bersiap menerapkan tarif balasan senilai USD 20 miliar.
Bombardier membantah klaim tersebut dengan menegaskan kontribusi ekonominya di AS, termasuk pengoperasian pabrik di Kansas dengan 3.500 pekerja lokal serta fasilitas di berbagai negara bagian lain. Saat ini, sekitar 5.100 unit pesawat Bombardier dioperasikan oleh pelanggan AS. Pihak Bombardier dan Pemerintah Quebec menegaskan bahwa operasional mereka telah sesuai dengan perjanjian perdagangan bebas CUSMA/USMCA dan menolak tekanan AS untuk memindahkan produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.47
Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.55
Kanada Balas Dendam ke Trump, Semua Produk AS Kena Tarif 15-50%
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 14.21
Kanada resmi tetapkan tarif balasan terhadap produk AS
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.46
Usai Danau Amerika, Trump Ingin Ubah New Mexico Menjadi New America
Berita terkait
Google Ubah Nama Danau Ontario Jadi "Lake America" Khusus Pengguna AS, Kanada Kecam Keras
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 07.18
Reaksi Keras Kanada Usai Trump Nekat Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 08.10
Perang Dagang AS-Kanada Makin Panas, Trump Ganti Nama Danau Ontario
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.27
Trump "Aneh-Aneh" Lagi, Mendadak Ubah Nama Danau Ontario
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.30