Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam tegas Kanada atas dukungannya terhadap tindakan militer Amerika Serikat di Selat Hormuz. Juru bicara Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan melalui platform X bahwa dukungan Kanada kepada AS mencerminkan ketidak konsistenan dan ketergantungan pada kebijakan AS. Kritik ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengunggah peta yang menunjukkan wilayah AS mencakup Kanada, Greenland, dan Islandia, sekaligus mengulangi klaim bahwa Kanada bisa menjadi negara bagian ke-51 AS.

Baghaei mempertanyakan kredibilitas Kanada sebagai pelindang kebebasan navigasi dan hukum internasional, sambil mendukung agresi militer AS di wilayah Iran. Hubungan dagki Kanada dan AS juga semakin tegang, terutama setelah Perdana Menteri Mark Carney menolak tuntutan AS yang dianggap berlebihan, sehingga AS memberlakukan tarif sebesar US$20 miliar terhadap barang-barang Kanada, yang kemudian dibalas dengan tarif retalansi oleh Ottawa.

Di sisi lain, Iran juga memperingatkan sekutu AS lain seperti Korea Selatan agar tidak terlibat militer di Selat Hormuz. Di dalam negeri AS, sejumlah anggota DPR dan senator menolak keras kebijakan perang Trump, termasuk Senator Mark Warner yang menyatakan bahwa konflik ini menelan biaya hingga US$100 miliar bagi pajak wajib pajak AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait