Iran Kecam Kanada karena Dukung Aksi Militer AS di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam tegas Kanada atas dukungannya terhadap tindakan militer Amerika Serikat di Selat Hormuz. Juru bicara Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan melalui platform X bahwa dukungan Kanada kepada AS mencerminkan ketidak konsistenan dan ketergantungan pada kebijakan AS. Kritik ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengunggah peta yang menunjukkan wilayah AS mencakup Kanada, Greenland, dan Islandia, sekaligus mengulangi klaim bahwa Kanada bisa menjadi negara bagian ke-51 AS.
Baghaei mempertanyakan kredibilitas Kanada sebagai pelindang kebebasan navigasi dan hukum internasional, sambil mendukung agresi militer AS di wilayah Iran. Hubungan dagki Kanada dan AS juga semakin tegang, terutama setelah Perdana Menteri Mark Carney menolak tuntutan AS yang dianggap berlebihan, sehingga AS memberlakukan tarif sebesar US$20 miliar terhadap barang-barang Kanada, yang kemudian dibalas dengan tarif retalansi oleh Ottawa.
Di sisi lain, Iran juga memperingatkan sekutu AS lain seperti Korea Selatan agar tidak terlibat militer di Selat Hormuz. Di dalam negeri AS, sejumlah anggota DPR dan senator menolak keras kebijakan perang Trump, termasuk Senator Mark Warner yang menyatakan bahwa konflik ini menelan biaya hingga US$100 miliar bagi pajak wajib pajak AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.53
Trump Larang Bombardier Jual Pesawat di AS jika Tak Pindahkan Lokasi Produksi
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.12
Iran Ingatkan Aset Energi AS di Teluk Rentan Kena Serangan Balasan
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.15
Belum Berani Masuk Daratan Iran, AS Alihkan Medan Pertempuran ke Laut
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.11
AS Serang Kapal Tanker, Iran Balas Bidik Kapal Perang
Berita terkait
Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.35
Daftar Hitam Pihak yang Boleh Melintasi Selat Hormuz Bertambah Panjang usai Serangan Terbaru AS
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 22.32
Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.00
Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.28