UE-China Bakal Berunding di Beijing Gara-gara Defisit Dagang 360 Miliar Euro
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic akan bertemu pejabat China di Beijing untuk mencegah perang dagang. Pertemuan fokus mengatasi defisit perdagang UE-China mencapai 360 miliar euro, terutama di sektor otomotif, mesin, logam, dan bahan kimia. UE ingin mengurangi impor China yang dianggap tidak adil sekaligus meningkatkan ekspor ke China. China menolak kuota impor dan mengancam respons tegas. UE mempersiapkan instrumen perlindungan baru dan berupaya menciptakan 'versi Eropa Section 301' untuk menangangi praktik diskriminatif. Meskipun pertemuan diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan terbatas, UE tetap menyiapkan kebijakan baru untuk melindungi industri secara autonoma.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 19.15
China Mendadak Bangun 'Hong Kong' Baru Bernilai Rp2.000 T
Berita terkait
RI Makin Tekor Dagang dengan China, Defisit US$17,67 M Selama 7 Bulan
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.06
Indonesia-China Sepakat Percepat Persiapan Perundingan CEPA
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.47
China dan AS Sepakati Pemangkasan Tarif Rp 537 Triliun
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 21.30
AS Sebut China Komitmen Impor 10 Juta Ton Batu Bara untuk 2027 dan 2028
kumparan · 26 September 2026 pukul 15.15