UGM: Indonesia Baru Kompak Saat Karhutla Hanguskan Sumatera hingga Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia masih bermasalah. Priyono Suryanto, Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, menyatakan solidaritas kuat hanya muncul saat kebakaran besar, namun tidak berkelanjutan saat hutan normal. Ia menekankan pencegahan harus menjadi ekosistem penjagaan berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, dan aparat keamanan sejak dulu. Pengalaman Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) perlu dipertahankan sebagai aset strategis. BNPB mencatat luas karhutla mencapai 72.798 hektare, sementara Bareskrim Polri menetapkan 72 tersangka dari 89 laporan di 9 wilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.58
3 Transformasi Strategis Mengatasi Persoalan Karhutla
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.19
Guru Besar UGM: Karhutla Ancaman Serius, Dorong Gotong Royong Penjagaan Hutan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.27
Tangani Karhutla, Menhut Raja Juli Terjunkan 5.000 ASN Kehutanan di 6 Provinsi
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.12
Tangani Karhutla di Kalbar Polda Kaltim Kirimkan 190 Personel Brimob
Berita terkait
UGM Dorong Prabowo Terapkan Tiga Hal Ini Demi Cegah Karhutla di Sumatera hingga Kalimantan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 13.42
Kemenhut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gunung Gede-Pangrango
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 17.39
Hotspot Bermunculan di Ogan Ilir, Tim Gabungan Bergerak Cegah Karhutla Meluas
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 19.00
Prabowo apresiasi gotong royong seluruh pihak tangani karhutla di Riau
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 14.50