3 Transformasi Strategis Mengatasi Persoalan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda pulau-pulau besar di Indonesia, termasuk Kalimantan, hingga mempengaruhi kualitas udara di Singapura dan Malaysia. Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Priyono Suryanto menekankan perlunya tiga transformasi strategis dalam penanganan karhutla agar bersifat berkelanjutan dan tidak hanya fokus pada situasi darurat. Transformasi pertama adalah mengubah ekosistem gotong royong krisis menjadi ekosistem gotong royong penjagaan hutan. Transformasi kedua mengubah pengalaman lapangan menjadi memori strategis nasional agar pembelajaran dapat dipertanggungjawabkan secara sistemik. Transformasi ketiga mengubah pendekatan reaktif menjadi antisipatif, dengan kemampuan membaca risiko lebih dini, mengurangi kerentanan, dan bertindak sebelum ancaman berkembang menjadi bencana. Priyono menegaskan bahwa setiap kejadian karhutla harus menghasilkan peningkatan kapasitas pengetahuan dan perbaikan sistem penanganan yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 13.13
UGM: Indonesia Baru Kompak Saat Karhutla Hanguskan Sumatera hingga Kalimantan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 10.15
Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Tiga Provinsi Sumatera
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 22.30
BNPB Ungkap Upaya Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla di Kalimantan-Sumatera
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.19
Guru Besar UGM: Karhutla Ancaman Serius, Dorong Gotong Royong Penjagaan Hutan
Berita terkait
Tinjau Kalimantan, Prabowo Optimistis Karhutla Segera Terkendali
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.05
Mendagri Dampingi Prabowo ke Kalteng Bahas Penguatan Penanganan Karhutla
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 20.27
Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat, Minta Penanganan Karhutla di Kalimantan Diperkuat
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 20.02
Usai Pontianak, Prabowo Pimpin Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan Tengah
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.39