Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

3 Transformasi Strategis Mengatasi Persoalan Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda pulau-pulau besar di Indonesia, termasuk Kalimantan, hingga mempengaruhi kualitas udara di Singapura dan Malaysia. Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM Priyono Suryanto menekankan perlunya tiga transformasi strategis dalam penanganan karhutla agar bersifat berkelanjutan dan tidak hanya fokus pada situasi darurat. Transformasi pertama adalah mengubah ekosistem gotong royong krisis menjadi ekosistem gotong royong penjagaan hutan. Transformasi kedua mengubah pengalaman lapangan menjadi memori strategis nasional agar pembelajaran dapat dipertanggungjawabkan secara sistemik. Transformasi ketiga mengubah pendekatan reaktif menjadi antisipatif, dengan kemampuan membaca risiko lebih dini, mengurangi kerentanan, dan bertindak sebelum ancaman berkembang menjadi bencana. Priyono menegaskan bahwa setiap kejadian karhutla harus menghasilkan peningkatan kapasitas pengetahuan dan perbaikan sistem penanganan yang berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait