Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

UMKM Sleman Dapat Ruang Usaha, Energi Bersih Ikut Didorong

Pelaksanaan Suadesa Festival 2026 pada 22-23 Agustus 2026 di kawasan Tiyasan, Sleman, memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis dan memperluas aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Festival ini menggabungkan kegiatan komersial, kuliner, hiburan, edukasi, serta pemanfaatan energi gas bumi. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Abu Bakar, menyatakan bahwa kawasan Tiyasan telah mengalami transformasi signifikan dalam sepuluh tahun terakhir, dari sekadar jalan pintas menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial yang ramai. "Dulu Tiyasan tidak dikenal di Yogyakarta, kini bisa menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan menjadi sumber pendapatan bagi pelaku usaha," ujarnya.

Direktur Tanggung Jawawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BP BUMN Edi Eko Cahyono menekankan pentingnya pembentukan ekosistem yang mendukung agar UMKM tetap berkembang setelah kegiatan festival berakhir. "Kami ingin memberikan wadah dan ekosistem yang dibutuhkan agar UMKM kita semakin maju," katanya. Sementara itu, Direktur Infrastruktur & Teknologi PGN Hery Murahmanta menjelaskan bahwa pemanfaatan energi bersih seperti Compressed Natural Gas (CNG) menjadi bagian penting dari kegiatan ini. PGN juga telah menyambungkan sekitar 4.500 rumah tangga di Kabupaten Sleman ke jaringan gas bumi (jargas), mendukung kebutuhan energi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Hery menambahkan bahwa integrasi antara perdagangan, hiburan, dan penggunaan energi bersih menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi komunitas lokal. "Kami menyediakan tempat untuk berjualan agar para pelaku usaha bisa mandiri, sekaligus memastikan penggunaan energi yang ramah lingkungan," tutupnya. Festival ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan berkelanjutan bagi UMKM dan masyarakat di kawasan Tiyasan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait