Usaha Camilan Tradisional di Sumedang Naik Kelas Berkat Program AURA BRI Peduli
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326348/original/000791100_1787017448-a9177ea4-0b1b-4dfd-a180-cb0fc566a438_edited.jpeg)
Kelompok Usaha Harapan Bersama di Desa Cibubuan, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, berkembang dari usaha rumahan HJ. NONOH Snack yang berdiri sejak 2014. Kelompok yang diketuai Sri Dolar Damayanti ini resmi berdiri pada 2019 dan memproduksi makanan ringan tradisional khas Sunda seperti emping melinjo, opak, raginang, kolontong, dan berbagai keripik. Kehadiran kelompok ini memberi peluang penghasilan bagi masyarakat sekitar, terutama saat pandemi COVID-19. Tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan kapasitas produksi saat musim permintaan tinggi serta ketergantungan pada proses penjemuran alami.
Pada tahun 2026, kelompok ini bergabung sebagai penerima manfaat Program AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve) BRI Peduli. Melalui program tersebut, proses produksi menjadi lebih optimal dengan sistem pengeringan yang tidak lagi bergantung pada cuaca serta penyimpanan produk yang lebih rapi dan higienis. Dampaknya, pelanggan tetap seperti toko dan distributor meningkatkan jumlah pesanan. Program AURA BRI Peduli yang diluncurkan pada 2021 telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai daerah Indonesia sebagai bentuk komitmen pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 15.14
Pemerintah menerbitkan pedoman kredit perempuan bunga flat 8 persen
Berita terkait
Melihat Beragam Sajian Tradisional saat HUT ke-81 RI di Istana
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.34
Menanti 10 Tahun, Cerita di Balik Bunga PNM Mekaar Akhirnya Turun Jadi 8%
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.15
Dampak ESG Grab: 14 Ribu Armada Listrik hingga Pemberdayaan Perempuan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.29
Pemberdayaan Perempuan UMKM Jadi Kunci Pemerataan Ekonomi Nasional hingga Pelosok
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 13.57