Utang Global Makin Bengkak, Naik Rp 179,14 Kuadriliun!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang global mencapai US$ 365 triliun pada semester I-2026, meningkat US$ 10 triliun (Rp 179,14 kuadriliun) dari semester sebelumnya. Kenaikan terutama terjadi di negara-negara besar seperti AS, Jepang, Prancis, dan Inggris, dikarenakan imbal hasil obligasi pemerintah mencapai level tertinggi lebih dari satu dekade. Faktor utama: kekhawatiran suku bunga tinggi, biaya energi yang masih tinggi, pertumbuhan ekonomi yang lesu, dan belanja pemerintah yang tinggi. Bank sentral maju membayar lebih dari US$ 3,3 triliun bunga, melebihi belanja pertahanan dan investasi energi bersih. IIF memperingatkan risiko utang menjadi isu politik pada pemilu, dengan siklus 'setan' antara pemilu dan solusi cepat jangka pendek yang meningkatkan kerentanan utang jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 09.03
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,27% ke Level 6.315
Berita terkait
IMF Ungkap Utang Pemerintah Dunia Tembus Level Tertinggi Sejak Perang Dunia II
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 15.00
IMF Desak Negara Pangkas Defisit, Utang Global Tembus 100 Persen PDB
kumparan · 21 September 2026 pukul 15.28
Rupiah Bergerak Melemah di Pembukaan Senin, Awas Bisa Berlanjut
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 11.24
Utang Global Cetak Rekor, IMF Desak Pemerintah Segera Bertindak
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.00