Viral Sebut Mahasiswa Monyet, Pengawal Gubernur Maluku Beri Penjelasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah video yang viral menampilkan konflik antara pengawal pribadi Gubernur Maluku, Rohim, dan seorang mahasiswa asal Seram Utara. Peristiwa tersebut terjadi di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, setelah upacara HUT RI ke-81. Mahasiswa tersebut berusaha mendekati gubernur untuk menyampaikan surat dari kepala desa, namun Rohim berupaya menghalanginya. Dalam kejadian tersebut, Rohim terdengar memakai kata 'monyet' dan melakukan pencegatan fisik.
Rohim menjelaskan bahwa tindakannya dilatarbelakangi kekhawatiran akan keamanan pejabat negara. Ia menduga mahasiswa tersebut bermaksud melakukan aksi tertentu karena membawa potongan bambu. Meskipun menawarkan untuk memfasilitasi pertemuan dengan gubernur, tawaran tersebut ditolak mahasiswa. Rohim menyatakan kata tersebut ditujukan kepada individu tersebut, bukan kelompok tertentu.
Setelah video tersebar, Rohim meminta maaf kepada masyarakat Maluku, khususnya Seram Utara, atas pernyataan yang dinilai melukai perasaan. Ia menegaskan bahwa tindakannya adalah prosedur pengamanan standar untuk menjaga keselamatan gubernur dan pejabat lainnya.
Bagikan
Berita terkait
Kondisi Terbaru Maba Unpad usai Kena Sinis Dedi Mulyadi: Drop hingga Tak Semangat Kuliah
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.11
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Bertemu Fraksi NasDem, Mahasiswa FISIP se-Indonesia Usulkan Program untuk Rakyat
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 22.06
Kodam Pattimura Bantah Isu Pengibaran Bendera RMS di Maluku Tengah
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.00