Viral Teori Konspirasi HAARP Picu Gunung Meletus Bersamaan, Ahli Geografi UGM Patahkan Teori Konspirasi Olahan Tenaga Ahli KSP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tenaga Ahli Utama KSP, Ulta Levenia Nababan, memicu kontroversi setelah mengaitkan erupsi enam gunung api di Indonesia dengan proyek HAARP dan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Vladimir Putin. Spekulasi ini muncul karena erupsi Gunung Anak Krakatau, Semeru, Ile Lewotolok, Ibu, Lewotobi Laki-laki, dan Sinabung terjadi dalam waktu yang berdekatan.
Dr. Indranova Suhendro dari Fakultas Geografi UGM membantah teori tersebut dan menegaskan tidak ada hubungan ilmiah antara teknologi HAARP dengan aktivitas vulkanik. Ia menjelaskan bahwa jarak antar gunung yang berjauhan membuat pemicuan antar gunung hampir tidak mungkin. Fenomena ini murni masalah timing karena beberapa gunung memang memiliki aktivitas vulkanik tinggi dan mekanisme erupsi yang berbeda-beda. Masyarakat diimbau untuk hanya mempercayai informasi resmi dari lembaga seperti MAGMA Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.45
Geger Senjata Pembunuh Massal AS Picu Gempa-Tsunami, Ini Kata Pakar
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.00
Penjelasan Pakar UGM Soal Gunung yang Erupsi Bersamaan
Berita terkait
Pemerintah Punya Tugas Bereskan Bencana, KSP Ulta Levenia Pilih Kaitkan dengan Teori Konspirasi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 02.30
Soal Narasi Konspirasi HAARP di Balik Erupsi Gunung Api, Pakar: Tidak Masuk Akal!
JawaPos · 8 September 2026 pukul 16.10
Profil Ulta Levenia, Deputi Bakom yang Singgung Antek Asing di Tengah Erupsi 6 Gunung Api
JawaPos · 8 September 2026 pukul 12.31
Viral Pernyataan Tenaga Ahli KSP soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
JawaPos · 8 September 2026 pukul 05.44