VKTR Incar Dana Rp 3 T dari Rights Issue
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk berhasil mendapatkan persetujuan OJK untuk melaksanakan PMHMETD I dengan menawarkan 15 miliar saham bernominal Rp10 per saham dengan harga Rp200 per saham. Total dana yang akan dihimpulkan mencapai Rp3 triliun untuk memperkuat fondasi bisnis kendaraan listrik komersial di Indonesia. Setiap pemegang 35 saham VKTR pada 8 Oktober 2026 berhak atas 12 HMETD yang dapat diperdagangkan selama 10 Hari Bursa. PT Bakrie & Brothers Tbk tidak akan melaksanakan HMETD-nya dan mengalihkan ke PT Bakrie Capital Indonesia (BCI), yang akan membeli 3,66 miliar saham dengan nilai Rp732,1 miliar. BCI dan PT Biofuel Indo Sumatra (BIS) bertindak sebagai pembeli siaga untuk menyerap sisa saham sebanyak 11,34 miliar saham dengan nilai hingga Rp2,27 triliun. Dana hasil PMHMETD I akan disalurkan 66,86% ke PT Sarana Ekomobilitas Indonesia untuk pembelian kendaraan listrik pada 2026-2027, sisanya untuk modal kerja dan persediaan kendaraan listrik seperti bus, truk, transporter, dan forklift.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.20
Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Rights Issue, Cari Duit Rp3 Triliun
Berita terkait
SEMA Raih Kontrak Data Center, Laba GEMS Naik 45%, Sementara VKTR Siapkan Rights Issue
Detik.com · 30 September 2026 pukul 08.45
Dana Rights Issue 98,96 Persen Jadi Sorotan, OJK Diminta Periksa BAJA dan Sarana Steel
VOI · 7 September 2026 pukul 19.09
Danantara Gandeng 2 Perusahaan Bakrie, Genjot Masif Bus dan Truk Listrik di Indonesia
JawaPos · 2 September 2026 pukul 11.15
CBRE Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.15