Wall Street Melemah, Investor Tunggu Laporan Keuangan Perusahaan di AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ditutup melemah pada Senin (17/8) karena investor menanti laporan keuangan perusahaan ritel besar di AS. Dow Jones turun 272,63 poin (0,51%) menjadi 53.459,78, S&P 500 melemah 0,52%, dan Nasdaq turun 0,31%. Harga minyak mentah naik lebih dari USD 2 per barel akibat belum adanya kemajuan diplomasi AS-Iran, yang memicu kekhawatiran pasokan global. Indeks energi S&P 500 naik 0,87%, satu-satunya sektor yang menguat, sementara sektor seperti jasa komunikasi dan kebutuhan pokok konsumen turun sekitar 1,5%.
Investor berfokus pada laporan keuangan Home Depot dan Walmart untuk petunjuk kondisi konsumen. Saham teknologi menjadi perhatian terkait investasi kecerdasan buatan (AI), dengan Microsoft dan Meta Platforms turun lebih dari 3%, tetapi indeks semikonduktor PHLX naik 1,6%. Nvidia akan merilis laporan keuangannya pekan depan, yang dianggap kunci untuk kelanjutan reli saham AI.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 14,74 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata 20 hari terakhir. Secara keseluruhan, saham yang melemah mendominasi pasar, dengan rasio saham turun lebih banyak dibanding naik di NYSE dan Nasdaq.
Bagikan
Berita terkait
Wall Street Menguat Dipengaruhi Arah Kebijakan Imbal Hasil Obligas Pemerintah AS
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 06.09
Wall Street Melemah, Investor Cermati Situasi Perang di Iran-Suku Bunga The Fed
kumparan · 29 September 2026 pukul 06.09
Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Cermati Harga Minyak dan Suku Bunga AS
kumparan · 25 September 2026 pukul 06.30
Wall Street Melemah Usai Yield Treasury AS Capai Level Tertinggi
kumparan · 16 September 2026 pukul 06.30