Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Cermati Harga Minyak dan Suku Bunga AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis (24/9). Indeks S&P 500 melemah tipis 0,02 persen ke level 7.704,13, sementara Nasdaq naik 0,01 persen menjadi 26.939,37, dan Dow Jones turun 0,31 persen ke 51.349,98. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak Brent yang melonjak lebih dari 3 persen hingga mendekati USD 107 per barel, dipicu oleh serangan rudal Houthi ke Arab Saudi yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Kenaikan harga minyak memunculkan kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga AS. Senior Investment Director U.S. Bank Wealth Management, Bill Northey, menyatakan bahwa pasar saat ini fokus pada satu katalis utama yaitu minyak, yang erat kaitannya dengan inflasi dan dampaknya terhadap suku bunga serta berbagai kelas aset.
Di sektor saham, delapan dari sebelas sektor dalam S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor material mengalami penurunan terbesar 1,18 persen. Saham teknologi seperti Microsoft dan Broadcom melemah, sementara AMD naik 2,4 persen. Meta Platforms justru melonjak 4,5 persen sehari setelah memperkenalkan perangkat genggam kecil untuk asisten AI terbaru. Volume perdagangan mencapai 16,8 miliar saham, sedikit di atas rata-rata 20 sesi sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.21
IHSG Anjlok ke 6.241,89, Sebanyak 557 Saham Berguguran
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.10
Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 16.11
Bos IMF Wanti-wanti Dunia soal Inflasi dan Suku Bunga: Winter is Coming
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
Berita terkait
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.35
Wall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Kenaikan Suku Bunga The Fed
kumparan · 17 September 2026 pukul 06.30
Breaking News! IHSG Balik Arah Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.36
Breaking News! Baru Dibuka IHSG Sudah Turun 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.21