Waskita Karya Masih Andalkan Proyek Pemerintah, Kontrak Baru Tembus Rp5,6 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengumpulkan nilai kontrak baru Rp5,6 triliun hingga Agustus 2026. Kontrak didominasi proyek pemerintah pusat (49,2%), diikuti pengembangan bisnis (11,8%) dan swasta (9,8%). Infrastruktur konektivitas menjadi jenis pekerjaan terbanyak (41,6%), diikuti infrastruktur air (20,7%) dan gedung (17,7%). Perusahaan tetap selektif, menghindari turnkey dan investasi, fokus pada proyek monthly payment dengan uang muka. Dalam 10 tahun terakhir, Waskita Karya selesai 30 bendungan, 41 irigasi, 20 RS, 15 pendidikan, 92 jalan tol, serta 19 proyek konektivitas daerah. Komitmen pada GCG dan penyerapan tenaga kerja lokal menjadi prioritas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 17.45
Wagub Jabar Dorong Pembangunan Transportasi dan Infrastruktur di Kota Bandung
kumparan · 25 September 2026 pukul 17.11
Kapolda Jabar Resmikan 4 Gedung Polres Bogor & Serahkan Bantuan Rumah Asri
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 21.30
Ini Fungsi Penting Ada Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.45
Video: Lapor Pak Prabowo, Kab Mentawai Butuh 115 Ribu Hektare APL
Berita terkait
Apa Kabar Proyek Trans Papua 50 Km? Begini Progresnya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.58
Pembangunan 2.838 Jembatan Perintis Dikebut, Sudah Rampung 49,9%
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 14.05
Waskita Karya Masih Andalkan Pemerintah, Kontrak Swasta Cuma 9,8%
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.30
DKI Jakarta gandeng akademisi godok kebijakan pembangunan daerah
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 19.18