WIKA Sukses Catatkan Kontrak Baru Rp 6,91 Triliun hingga Juni 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Wijaya Karya (WIKA) mencatatkan kontrak baru senilai Rp 6,91 triliun hingga Juni 2026. Capaian ini didorong proyek strategis di sektor industri penunjang konstruksi, infrastruktur, bangunan gedung, dan ketahanan energi. Corporate Secretary Ngatemin menyebut ini bukti keberhasilan transformasi perusahaan dalam meningkatkan daya saing.
Komposisi kontrak baru didominasi industri penunjang konstruksi sebesar Rp 2,25 triliun (32,6%), diikuti infrastruksi dan gedung Rp 2,24 triliun, serta energi dan Industrial Plant Rp 2,10 triliun. Sisa kontrak berasal dari properti Rp 197,86 miliar dan investasi Rp 124,63 miliar. Perolehan ini berasal dari proyek pemerintah, BUMN, dan swasta.
Contoh proyek yang diraih pada Juni 2026 adalah perbaikan Tol Cisumdawu senilai Rp 294,54 miliar untuk penanganan longsoran slope. Proyek ini dijadwalkan berlangsung dari 9 Juli 2026 hingga 3 Maret 2027, melibatkan tenaga kerja lokal untuk dampak ekonomi positif. WIKA optimistis mendukung penguatan konektivitas dan pembangunan nasional berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 10.22
Dukung Proyek Strategis, WIKA Bukukan Kontrak Baru Rp 6,91 T
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.03
Target Pemerintah Pasang 1,45 Juta Jaringan Gas Rumah Tangga di 2029
Berita terkait
Jokowi Disebut Bapak Infrastruktur, DPD RI Klaim Dampak Pembangunannya Terasa Bagi Rakyat
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 17.15
Prabowo Bakal Setop Pembangkit Listrik Diesel 13 GW, Ganti PLTS
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.07
Mobil Listrik Digenjot Sampai Bebas Pajak, Listriknya Tidak Cukup
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.17
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak, PLN Perluas Infrastruktur Pengisian EV
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.33