Wisatawan RI Makin Rajin Jalan-Jalan, Asuransi Perjalanan Ikut Kebagian Cuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mobilitas wisatawan Indonesia meningkat signifikan pada akhir 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 105,98 juta perjalanan pada Desember 2025, naik 4,84% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri juga tumbuh 1,64% menjadi 823,77 ribu perjalanan.
Peningkatan mobilitas ini mendorong kebutuhan akan perlindungan asuransi perjalanan yang lebih luas. Risiko yang dihadapi wisatawan meliputi biaya medis, kecelakaan, pembatalan perjalanan, keterlambatan atau kehilangan bagasi, hingga evakuasi darurat. Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Setio Darmawan, menekankan bahwa asuransi perjalanan tidak hanya penting untuk perjalanan internasional, tetapi juga domestik. Banyak orang masih menganggap asuransi hanya diperlukan saat bepergian ke luar negeri, padahal risiko dapat terjadi di mana saja.
Setio menyarankan agar perlindungan perjalanan disesuaikan dengan karakteristik perjalanan, termasuk destinasi, durasi, dan aktivitas yang dilakukan. Beberapa negara juga mensyyaratkan asuransi perjalanan, khususnya perlindungan medis, sebagai bagian dari proses pengajuan visa atau ketentuan masuk. Zurich berkomitmen membantu masyarakat mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan agar risiko tidak terduga dapat diantisipasi dengan lebih baik.
Bagikan
Berita terkait
Taiwan Bidik Liburan Akhir Tahun, Perkuat Daya Tarik Wisatawan Indonesia
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 17.55
Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik 9,16 Juta Perjalanan Wisatawan dari Indonesia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 08.08
Genjot Produksi Emas Lewat Keterlibatan Tambang Rakyat
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.57
KAI Poles Stasiun Cikampek, Begini Hasilnya
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.46