Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wisatawan RI Makin Rajin Jalan-Jalan, Asuransi Perjalanan Ikut Kebagian Cuan

Mobilitas wisatawan Indonesia meningkat signifikan pada akhir 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 105,98 juta perjalanan pada Desember 2025, naik 4,84% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri juga tumbuh 1,64% menjadi 823,77 ribu perjalanan.

Peningkatan mobilitas ini mendorong kebutuhan akan perlindungan asuransi perjalanan yang lebih luas. Risiko yang dihadapi wisatawan meliputi biaya medis, kecelakaan, pembatalan perjalanan, keterlambatan atau kehilangan bagasi, hingga evakuasi darurat. Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Setio Darmawan, menekankan bahwa asuransi perjalanan tidak hanya penting untuk perjalanan internasional, tetapi juga domestik. Banyak orang masih menganggap asuransi hanya diperlukan saat bepergian ke luar negeri, padahal risiko dapat terjadi di mana saja.

Setio menyarankan agar perlindungan perjalanan disesuaikan dengan karakteristik perjalanan, termasuk destinasi, durasi, dan aktivitas yang dilakukan. Beberapa negara juga mensyyaratkan asuransi perjalanan, khususnya perlindungan medis, sebagai bagian dari proses pengajuan visa atau ketentuan masuk. Zurich berkomitmen membantu masyarakat mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan agar risiko tidak terduga dapat diantisipasi dengan lebih baik.

Berita terkait