Zero ODOL 2027, Pengusaha Minta Ada Relaksasi untuk Truk Bermasalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan Zero Over Dimension Overloading (ODOL) pada tahun 2027. Menanggapi hal ini, Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) meminta pemerintah memberikan relaksasi bagi perusahaan yang masih memiliki truk bermasalah. Askarindo mengusulkan agar penegakan hukum tidak dilakukan secara sporadis, melainkan berdasarkan komitmen perusahaan dalam melakukan normalisasi kendaraan.
Budi Setiyadi dari Askarindo menekankan bahwa proses normalisasi truk membutuhkan waktu dan berdampak pada arus kas perusahaan. Selain itu, penegakan hukum yang terlalu kaku dikhawatirkan akan meningkatkan biaya logistik yang berujung pada kenaikan harga komoditas dan inflasi daerah. Oleh karena itu, Askarindo berharap pemerintah memberikan insentif bagi pemilik truk yang berkomitmen membenahi kendaraannya agar operasional tetap berjalan dan sopir tidak kehilangan pekerjaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.48
Pemerintah Terus Mematangkan Kesiapan Penerapan Zero ODOL 2027
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 15.22
Hadirkan Solusi Logistik Berkelanjutan, KALOG Perkuat Angkutan KA Kontainer
Berita terkait
Terminal Barang Belum Siap, Pakar Sebut Zero ODOL 2027 Tak Bisa Berjalan Mulus
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 14.48
Progres Terkini Proyek Tol Harbour Road II 9,6 Km
Detik.com · 25 September 2026 pukul 21.43
Regulasi MST Tak Diubah, Pengusaha Logistik Pesimistis Zero ODOL 2027 Bisa Berjalan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 15.53
Scania Meluncurkan Truk Listrik, Bisa Tempuh 720 Km Sekali Cas
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.39