Zulhas Minta Maaf Program MBG Belum Berhasil: Kita Perbaiki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum semua program berjalan mulus. Dalam acara di Jakarta, Rabu (12/8/2026), ia menyebut sektor pangan sudah banyak berhasil. Contohnya beras dan garam konsumsi sudah tidak impor pada 2025, dengan surplus beras 4,2 juta ton. Sebelumnya pada 2024 Indonesia mengimpor beras 4,5 juta ton, gula 6 juta ton, gandum 13 juta ton, kedelai 3 juta ton, dan sapi sekitar 1 juta ekor. Namun garam industri masih impor.
Zulhas mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum berhasil karena banyak penyalahgunaan. Ia mengatakan pelaku sedang diproses hukum dan pemerintah sedang menertibkannya, dengan tanda-tanda perbaikan mulai terlihat dalam satu hingga dua bulan. Rencana pembangunan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga bermasalah, misalnya penempatan di gunung yang sulit diakses kendaraan; saat ini sedang dicek dan ditertibkan.
Selain itu, nilai tukar nelayan masih 103,9 dan ditargetkan naik menjadi 120, sementara nilai tukar petani sudah naik dari 116 ke 127. Zulhas meminta maaf atas program yang belum berhasil dan menegaskan pemerintah akan bekerja keras memperbaikinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.10
MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Baru Investasi Ekonomi RI
Berita terkait
Pemerintah Fokus Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan yang Masih Rendah
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.50
Tiba-Tiba Zulhas Minta Maaf MBG Gonjang-ganjing, Janji Beresin Hal Ini
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.56
Zulhas Bocorkan Peluang Bisnis Baru Kopdes Merah Putih: Kelola Desa Wisata
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 16.18
Tim SAR Temukan Pemanah Ikan yang Hilang di Labuan Alas Sumbawa
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.15