Zulhas Soroti Masalah Nelayan Indonesia: Masuk Desil 1 hingga Ikan Dijual Murah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa nelayan Indonesia berada pada kelompok ekonomi terendah (desil 1) dengan Nilai Tukar Nelayan (NTN) saat ini di level 103. Rendahnya kesejahteraan ini disebabkan oleh harga jual ikan yang murah serta lemahnya penguasaan wilayah laut, sehingga sumber daya laut Indonesia kerap dicuri nelayan asing (Thailand, Vietnam, Tiongkok) dengan kerugian mencapai Rp200 triliun per tahun.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan NTN menjadi 120 pada 2027. Langkah strategis yang diambil meliputi pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP) hingga 2029 guna menyediakan fasilitas cold storage, balai lelang, dan koperasi. Selain itu, pemerintah menjalankan program budidaya ikan darat di 40.000 lokasi serta revitalisasi tambak di Pantura Jawa untuk meningkatkan produktivitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 08.30
CORE Ungkap Ironi Nikel Morowali: Ekonomi Meledak, Kesejahteraan Warga Cuma Naik 2%
Detik.com · 14 September 2026 pukul 20.25
Penyaluran KUR Tembus Rp 219,62 Triliun, Diterima 3,41 Juta Debitur
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 13.06
Jamin Kesejahteraan Rakyat Melesat, Purbaya Contohkan Era SBY saat Ekonomi Tumbuh 6%
Detik.com · 14 September 2026 pukul 11.36
Purbaya Ungkap Kunci Dorong Kesejahteraan Warga RI: Ekonomi Tumbuh 6%
Berita terkait
Rocky Gerung: Intervensi Tak Berbahaya bagi Pasar, tapi Kapitalisme itu Kerakusan
JawaPos · 4 September 2026 pukul 13.46
Zulhas: Ikan RI Dicuri per Tahun Rp 200 Triliun
Detik.com · 4 September 2026 pukul 11.49
Zulhas Fokus Sejahterakan Nelayan Agar Ikan Indonesia Tak Diambil Negara Lain
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.00
Bansos beras 30 kg cair September 2026, siapa yang berhak?
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 07.48