Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Tak Bergantung Impor Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyatakan kebijakan pangan yang bergantung impor dapat menimbulkan dampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan. Ia menekankan pentingnya mendukung petani, nelayan, dan peternak Indonesia. Nilai tukar nelayan berada di angka 103, masih rendah dan masuk desil 1, sehingga ikan dari Indonesia mudah dicuri Rp 200 triliun per tahun. Petani pandi nilai tukarnya mencapai 127 pada 2024, naik dari 110, namun Indonesia masih impor 4,5 juta ton beras. Bantuan diberikan kepada 60-70 juta orang dari desil 1 hingga desil 4 untuk mencegah kemiskinan dan mendukung sektor pangan agar tidak bergantung impor yang mahal dan tidak stabil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.03
Zulhas Sebut Ikan RI Dicuri Negara Lain Rp200 T per Tahun
Detik.com · 4 September 2026 pukul 15.39
Zulhas & Dirgayuza Setiawan Luncurkan Buku 'Pangan Indonesia'
Detik.com · 4 September 2026 pukul 11.49
Zulhas: Ikan RI Dicuri per Tahun Rp 200 Triliun oleh Vietnam-Jepang
Detik.com · 3 September 2026 pukul 10.35
Menko Pangan Pastikan Kekayaan Papua Beri Manfaat Besar untuk Masyarakat
Berita terkait
Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Kurangi Impor Pangan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 11.35
Zulkifli Hasan Sebut Ikan RI Dicuri Rp 200 Triliun per Tahun
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 11.47
Zulkifli Hasan: Tidak Ada Negara Maju Tanpa Swasembada
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 17.20
Zulhas: Jangan Sampai Masyarakat Papua Harus Membayar Pangan Lebih Mahal
Detik.com · 3 September 2026 pukul 10.30