Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Jadwal dan Durasi Penutupan Bermacam-macam

Delapan bandara di Indonesia ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Menurut CNBC Indonesia dan Detik.com, penutupan berlaku hingga pukul 23.59 WIB pada Minggu, 6 September 2026, meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, Budiarto, Radin Inten II, Pagar Alam, dan Taufik Kiemas. Detik.com menyebutkan penutupan dimulai pukul 17.58-18.55 WIB. AirNav Indonesia mengeluarkan NOTAM dan terus memantau kondisi ruang udara serta sebaran abu vulkanik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan penutupan dilakukan secara konservatif untuk keselamatan penerbangan, dengan 2.961 penerbangan terdampat (2.339 domestik, 622 internasional) dan 341.000 penumpang terkena dampak.

Liputan6.com melaporkan perpanjangan penutupan hanya untuk Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026. Sebelumnya pada 6 September, lima bandara ditutup dengan durasi berbeda: Soekarno-Hatta (08.36-13.30 WIB), Halim Perdanakusuma (09.49-14.00 WIB), Radin Inten II (hingga 14.00 WIB), Budiarto Curug (hingga 13.30 WIB), dan Pondok Cabe (hingga 14.00 WIB).

JawaPos melaporkan tujuh bandara masih ditutup hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Radin Inten II, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Muhammad Taufiq Kiemas, dan Salakanagara Tanjung Lesung Pandeglang. Perbedaan terlihat pada jumlah bandara (8 vs 7), tanggal berakhirnya (6 September vs 7 September), dan waktu penutupan (23.59 WIB vs 18.00 WIB). AirNav Indonesia menunggu advisory resmi dari VAAC Darwin sebelum keputusan pembukaan.

Menurut tiap media