Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyelimuti Jakarta, Pandeglang, dan Pengaruhnya bagi Kesehatan

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi pada 6 September 2026 menyebar ke wilayah Jakarta dan Kabupaten Pandeglang, Banten. Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan BPBD Pandeglang mengimposikan himbauan kesehatan karena abu mengandung partikel halus, silika, dan material kaca vulkanik yang bersifat abrasif, berpotensi menyebabkan gangguan saluran pernapasan, mata, dan kulit. Warga disarankan menggunakan masker KN95/N95, menutup pintu/jendela, serta membatasi aktivitas di luar ruang. Berbeda dari laporan lain, Media Indonesia menyebut level erupsi III (Siaga), amplitudo 50 mm, dan durasi 16 detik. Pemerintah juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan metode hujan buatan. AirNav Indonesia memperpanjang penutupan bandara, menyebabkan 5.337 penumpang terdampak. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Detik.com menyebut lapisan abu tebal di Fauzan's rumah dan gejala seperti gatal tenggorokan. Warta Ekonomi menekankan bahaya abu langsung menyebabkan batuk, sesak napas, dan memperburuk asma serta PPOK.

Menurut tiap media