Konsumsi Energi AI dan Peluang Infrastruktur Energi Terbarukan Indonesia
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Wakil Menteri Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Stella Christie menyoroti tingginya konsumsi listrik dan air oleh Artificial Intelligence (AI). Berdasarkan data pusat data di AS, penggunaan listrik AI diprediksi melonjak, dengan estimasi konsumsi pada 2029 setara pemakaian listrik seluruh Inggris Raya, sementara sumber lain menyebutkan angka 155 triliun watt hours per tahun yang diprediksi mencapai 465 triliun watt hours pada 2030, setara konsumsi listrik negara seperti Italia, Inggris, hingga Kanada. Selain itu, operasional AI tahun lalu menyebabkan penguapan air minum setara kebutuhan 1,2 juta orang.
Kondisi ini dipandang sebagai peluang bagi Indonesia yang memiliki cadangan Energi Baru Terbarukan (EBT) melimpah, termasuk surya, angin, hidrogen alami, serta cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia. Pemerintah melalui Kemdiktisaintek mendorong penguatan EBT agar Indonesia menjadi pemain kunci infrastruktur AI global, mengingat energi merupakan faktor pembatas utama pengembangan AI dibandingkan semikonduktor.
Di sisi lain, Kayak Analytics dari Singapura mengembangkan solusi AI untuk pengelolaan jaringan listrik di Indonesia. Teknologi ini membantu operator memantau aset dan mendeteksi risiko pada infrastruktur energi melalui AI agentik dan analitik data, dengan tetap menempatkan keputusan akhir di tangan operator lokal.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Wamen Stella Bicara AI yang Rakus Listrik dan Air
20 September 2026 pukul 12.14 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Pakai AI Bikin Boros Air dan Listrik, Wamen Stella Bilang Indonesia Justru Punya Peluang
21 September 2026 pukul 10.35 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Bidik Sektor Kelistrikan Indonesia, Kayak Analytics Andalkan AI untuk Pantau Kondisi Aset
22 September 2026 pukul 19.55 · Baca aslinya ↗